Jum. Nov 16th, 2018

12 Tips Menghilangkan Luka Bakar Menggunakan Essential Oil

Lorem ipsum dolor sit amet,sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, At vero eos et accusam et justo duo dolores et ea rebum. Lorem ipsum dolor sit amet, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. Stet clita kasd gubergren, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. sed diam voluptua.

12 Tips Menghilangkan Luka Bakar Menggunakan Essential Oil

Luka bakar, hampir semua pernah mengalaminya. Mengalami luka bakar terasa sakit, melepuh, mengelupas, bahkan bernanah.

Luka bakar juga sering meninggalkan bekas luka dan tidak mudah diobati.

Jadi apa yang bisa dilakukan? Bagaimana essential oil (minyak atsiri)l tidak hanya membantu proses penyembuhan tapi sekaligus menghilangkan bekas luka dan/atau kemerahan?

Simak terus untuk mengetahui jawabannya.

Jenis Luka Bakar

Berbicara mengenai luka bakar, terdapat tiga tingkat luka bakar yang berbeda.

Tergantung dari keparahan luka bakar, proses penyembuhan bisa lama dan meninggalkan bekas luka permanen pada kulit.

  1. Luka bakar tingkat pertama (first degree burn)

Pada luka bakar tingkat pertama, hanya lapisan luar kulit atau epidermis yang terpengaruh.

Daerah yang terbakar memiliki sedikit warna kemerahan, akan terasa sakit dan kering tapi tidak melepuh.

Daerah yang terkena akan terkelupas dan sembuh dalam waktu sekitar 7-10 hari.

Kerusakan jangka panjang pada kulit jarang terjadi, namun jika terjadi, area yang terkena akan lebih gelap atau lebih terang dari warna kulit sekitarnya.

Contoh luka bakar tingkat pertama adalah sengatan sinar matahari ringan.

  1. Luka bakar tingkat kedua (second degree burn)

Pada luka bakar tingkat kedua, lapisan luar kulit (epidermis) serta bagian dari lapisan di dalamnya (dermis) akan terpengaruh.

Daerah yang terbakar tampak berwarna merah, melepuh, terasa sakit dan bengkak. Daerah yang terkena biasanya sembuh dalam waktu 3 minggu.

Luka bakar tingkat kedua dapat menyebabkan jaringan parut pada kulit, serta membuat warna kulit berubah.

Contoh luka bakar tingkat kedua adalah luka yang terjadi saat menyentuh panci panas.

  1. Luka bakar tingkat ketiga (third degree burn)

Pada luka bakar tingkat ketiga, epidermis dan dermis sama-sama rusak.

Kulit terlihat mengalami kerusakan parah dan dapat mempengaruhi tulang, otot, tendon dan saraf yang berada di bawah area yang terkena.

Area yang terbakar tampak berwarna putih atau hangus/terbakar dengan tampilan kasar.

Luka bakar tingkat ketiga mungkin tidak menimbulkan sakit sama sekali karena ujung saraf telah hancur atau kebalikannya, akan terasa amat menyakitkan.

Masa penyembuhan luka bakar jenis ini bervariasi, sangat tergantung pada tingkat keparahan dan luas area yang terkena.

Contoh luka bakar tingkat ketiga adalah luka bakar akibat bahan kimia, api atau listrik.

Essential Oil untuk Mempercepat Penyembuhan Luka Bakar

Luka bakar yang tidak parah bisa dirawat menggunakan essential oil (minyak atsiri).

Penggunaan minyak atsiri tidak hanya mengurangi rasa sakit tapi juga mempercepat proses penyembuhan sekaligus mencegah kerusakan lebih lanjut pada kulit.

Menghilangkan Luka Bakar dengan Mudah

Berikut adalah beberapa minyak atsiri terbaik yang efektif dalam penyembuhan luka bakar.

  1. Lavender

Lavender essential oil adalah minyak atsiri paling populer yang bisa digunakan untuk penyembuhan luka bakar.

Minyak bunga ini tidak hanya mengurangi rasa sakit tapi juga mendukung proses penyembuhan dan regenerasi jaringan serta sel baru.

Dengan menggunakan lavender, Anda juga meminimalkan kemungkinan timbulnya bekas luka.

Untuk diketahui, sangat penting untuk waspada agar tidak sampai timbul infeksi pada luka bakar.

Untungnya, sifat antibiotik lavender oil membantu mencegah infeksi lebih lanjut pada daerah yang terkena.

Lavender bisa dikombinasikan dengan minyak lain seperti almond atau minyak bunga matahari.

Minyak bunga matahari tinggi vitamin E alami yang sangat bermanfaat membantu kulit tetap sehat.

Gunakan campuran lavender oil beberapa kali sehari ke area luka bakar.

Jika mengalami ketidaknyamanan, tambahkan beberapa tetes helichrysum oil yang memiliki sifat analgesik dan penyembuhan.

  1. Roman Chamomile

Minyak atsiri lain dengan kemampuan luar biasa menyembuhkan luka bakar adalah Roman chamomile essential oil.

Sifat anti-inflamasi dan antiseptik minyak atsiri ini menjadikannya sebagai pilihan pengobatan yang menakjubkan untuk luka bakar yang terasa sakit.

Selanjutnya, Anda juga bisa mengandalkan chamomile untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

  1. Peppermint

Sejak waktu lama, peppermint essential oil telah digunakan sebagai obat rumah untuk luka bakar ringan.

Efek pendinginan mentol menenangkan kulit yang terbakar dan mempercepat proses penyembuhan.

  1. Neroli

Neroli essential oil adalah salah satu minyak atsiri yang memiliki kemampuan menyingkirkan bekas luka yang disebabkan luka bakar.

Untuk mengobati bekas luka yang disebabkan luka bakar, campurkan 30 ml rosehip seed oil dengan sepuluh tetes neroli essential oil dan oleskan campuran ini dua kali sehari.

Sangat penting untuk bersabar dalam melakukan perawatan ini karena bekas luka butuh hingga tiga bulan untuk memudar.

  1. Tea Tree Oil

Jika mengalami rasa sakit, maka tea tree essential oil bisa menjadi solusi.

Gunakan minyak atsiri ini sebagai bagian dari kelengkapan pertolongan pertama Anda karena sangat membantu meredakan semua jenis rasa sakit.

Selain itu, tea tree oil sangat populer karena sifat antiseptik, antijamur dan antibakteri sehingga menjadikannya salah satu minyak astiri terbaik untuk mencegah infeksi pada luka bakar.

  1. Helichrysum

Helichrysum essential oil juga merupakan minyak atsiri hebat untuk luka bakar.

Efek anti-inflamasi helichrysum membantu regenerasi sel. Minyak atsiri ini sangat cocok untuk mencegah bekas luka serta meringankan rasa sakit.

  1. Manuka Essential Oil

Manuka essential oil memiliki kemampuan penyembuhan kulit dan kualitas antiseptik sehingga menjadikannya salah satu minyak atsiri terbaik untuk mengobati luka bakar.

  1. Rosewood

Rosewood essentiasl oil bermanfaat bagi mereka yang mengalami lelah, stres atau memiliki masalah dengan kulit, sakit kepala dan luka.

Rosewood juga bermanfaat meningkatkan fleksibilitas kulit dan mengurangi eksim, psoriasis dan jerawat.

Karena sifat antibakterinya, rosewood adalah salah satu minyak atsiri yang bisa digunakan untuk mencegah infeksi pada luka bakar.

  1. Clary Sage

Untuk menghilangkan rasa sakit karena luka bakar, Anda bisa mengandalkan clary sage essential oil sebagai antiinflamasi yang manjur.

Tidak terdapat efek negatif yang diketahui pada clary sage jika dikonsumsi dalam porsi yang sesuai.

Minyak atsiri ini dapat diambil secara internal (untuk menambah rasa makanan) atau diterapkan secara topikal.

  1. Calendula

Calendula essential oil memiliki kemampuan mengobati luka bakar. Sifat anti-inflamasinya membantu mengempiskan lepuh dan kemerahan.

Selain itu, clary sage juga membantu regenerasi sel dan mempercepat proses penyembuhan.

Menggunakan minyak atsiri ini secara teratur akan membantu mencegah jaringan parut.

  1. Eucalyptus

Eucalyptus essential oil adalah agen antiseptik dan antimikroba, sehingga sangat berguna untuk mencegah infeksi pada luka bakar.

Selain kegunaannya sebagai agen antiseptik dan antimikroba, eucalyptus juga merupakan pereda rasa sakit alami yang luar biasa.

  1. Lemongrass

Lemongrass essential oil adalah penghambat pertumbuhan bakteri dan mikroba dalam tubuh.

Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan minyak atsiri ini untuk melindungi luka bakar dari infeksi.

Resep Essential Oil untuk Pengobatan Luka Bakar

Resep 1 – Kompres luka bakar darurat

Bahan:

  • 400 ml air
  • 5 tetes minyak lavender

Petunjuk:

Tambahkan 5 tetes minyak lavender ke dalam air dan aduk dengan baik.

Ambil kain lembut, rendam dalam campuran ini dan kompreskan di atas luka bakar. Biarkan selama 15 menit dan ulangi prosedur ini setidaknya tiga kali sehari.

Cara lain menggunakan resep ini adalah dengan membenamkan area yang terkena dalam campuran selama beberapa detik.

Resep 2 – Resep ‘excellent’ untuk luka bakar

Bahan:

  • Peppermint – 2 tetes
  • Lavender – 25 tetes
  • Sunflower oil – 60 ml

Petunjuk:

Campur semua bahan dan kocok dengan baik. Oleskan beberapa kali sehari pada luka bakar.

Sebagai alternatif, Anda bisa mengganti peppermint dengan helichrysum.

Resep ini juga bisa digunakan untuk mengobati luka bakar akibat sengatan sinar matahari.

Resep 3 – Lavender untuk luka bakar

Untuk luka bakar ringan, cukup oleskan lavender oil ke daerah yang terkena.

Ulangi prosedur ini 2-3 kali setiap hari sampai luka bakar sembuh total.

Resep 4 – Resep untuk bekas luka

Bahan:

  • 30 ml grapeseed oil
  • 3 sampai 5 tetes lavender oil
  • 5 tetes tea tree oil

Instruksi:

Tambahkan semua bahan ke wadah kaca dan biarkan selama satu atau dua hari. Kocok dengan hati-hati sebelum mengaplikasikannya di area bekas luka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *